Skip to main content

Perbedaan Zakat Fitrah dan Fidyah yang Perlu Diketahui

Deka Faiz
Perbedaan Zakat Fitrah dan Fidyah yang Perlu Diketahui
Di bulan suci Ramadhan, umat Islam memiliki beberapa kewajiban yang berkaitan dengan ibadah sosial, di antaranya zakat fitrah dan fidyah. Keduanya sering kali dianggap sama, padahal memiliki perbedaan mendasar baik dari sisi hukum, tujuan, maupun ketentuannya. Memahami perbedaan zakat fitrah dan fidyah menjadi penting agar ibadah yang ditunaikan sesuai dengan tuntunan syariat.

Zakat fitrah adalah zakat wajib yang harus ditunaikan oleh setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak, selama memiliki kemampuan. Zakat fitrah bertujuan menyucikan jiwa orang yang berpuasa dari kekurangan dan kesalahan selama Ramadhan, sekaligus membantu fakir miskin agar dapat merasakan kebahagiaan di hari Idulfitri. Waktu penunaian zakat fitrah dimulai sejak awal Ramadhan dan paling lambat sebelum pelaksanaan shalat Idulfitri.

Bentuk zakat fitrah umumnya berupa makanan pokok sesuai kebiasaan setempat, seperti beras, dengan kadar tertentu yang telah ditetapkan. Dalam praktiknya, zakat fitrah juga dapat ditunaikan dalam bentuk uang senilai makanan pokok tersebut, sesuai dengan kebijakan dan ketentuan lembaga zakat.

Sementara itu, fidyah merupakan kewajiban yang ditunaikan sebagai pengganti puasa bagi orang-orang yang tidak mampu menjalankan puasa Ramadhan secara permanen. Golongan yang wajib membayar fidyah antara lain lansia renta yang tidak kuat berpuasa, orang dengan penyakit kronis yang tidak memiliki harapan sembuh, serta dalam kondisi tertentu ibu hamil atau menyusui yang tidak memungkinkan mengganti puasa.

Fidyah dibayarkan dengan memberi makan fakir miskin sesuai jumlah hari puasa yang ditinggalkan. Berbeda dengan zakat fitrah, fidyah tidak berlaku bagi semua Muslim, melainkan hanya bagi mereka yang memiliki uzur syar’i tertentu. Waktu pembayaran fidyah dapat dilakukan selama bulan Ramadhan atau setelahnya, sesuai kemampuan.

Perbedaan utama antara zakat fitrah dan fidyah terletak pada sifat kewajiban dan sebabnya. Zakat fitrah wajib bagi setiap Muslim yang mampu sebagai penutup ibadah puasa Ramadhan, sedangkan fidyah merupakan kewajiban pengganti bagi mereka yang tidak dapat menjalankan puasa. Dari sisi tujuan, zakat fitrah berfungsi menyucikan jiwa dan menyempurnakan Ramadhan, sementara fidyah menjadi bentuk tanggung jawab syariat atas puasa yang ditinggalkan.

NU Care–LAZISNU Sumatera Selatan hadir untuk membantu masyarakat menunaikan zakat fitrah dan fidyah secara mudah, amanah, dan sesuai ketentuan. Dana yang dihimpun akan disalurkan kepada fakir miskin dan penerima manfaat yang berhak.

Dengan memahami perbedaan zakat fitrah dan fidyah, diharapkan umat Islam dapat menjalankan kewajiban Ramadhan dengan lebih tenang, benar, dan penuh kesadaran.
Perbedaan Zakat Fitrah dan Fidyah yang Perlu Diketahui