Skip to main content

Alhamdulillah Gajian! Jangan Lupa Sisihkan 2,5% untuk Zakat

Deka Faiz
Alhamdulillah Gajian! Jangan Lupa Sisihkan 2,5% untuk Zakat
Momen menerima gaji menjadi salah satu waktu yang dinantikan setiap bulan. Setelah bekerja dan berikhtiar, penghasilan yang diterima digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Namun, di tengah rencana belanja, menabung, dan memenuhi kebutuhan keluarga, jangan lupa memperhatikan kewajiban zakat apabila harta atau penghasilan telah memenuhi ketentuan syariat. Mengatur penghasilan dengan bijak dapat dimulai dengan menentukan prioritas. Sebagian digunakan untuk kebutuhan pokok, sebagian untuk tabungan atau investasi, sebagian untuk keinginan, serta menyiapkan bagian untuk berbagi dan menunaikan kewajiban kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 103: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka.”

Bagi umat Islam yang penghasilannya telah memenuhi ketentuan zakat penghasilan, kadar zakat yang umum digunakan adalah 2,5%. Karena itu, membiasakan menyisihkan bagian zakat sejak menerima penghasilan dapat membantu kita mengelola kewajiban dengan lebih terencana. Zakat bukan hanya tentang mengeluarkan sebagian harta. Dana zakat yang dikelola dan disalurkan dengan tepat dapat membantu masyarakat yang berhak menerima, sekaligus mendukung berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi.

NU Care-LAZISNU Sumatera Selatan mengajak masyarakat menjadikan momen gajian sebagai momentum untuk menumbuhkan kepedulian. Setelah menerima rezeki dari hasil bekerja, mari sisihkan bagian terbaik untuk menghadirkan manfaat bagi sesama.

Alhamdulillah, gajian! Yuk, kelola penghasilan dengan bijak dan jangan lupa sisihkan 2,5% untuk zakat apabila telah memenuhi ketentuannya. Tunaikan zakat dan hadirkan kebermanfaatan bersama NU Care-LAZISNU Sumatera Selatan.
Salurkan zakat melalui: BSI: 734 00 49149
a.n. Donasi LAZISNU Sumsel

Dari zakat yang kita tunaikan, mari tumbuhkan kepedulian, kemandirian, dan kebermanfaatan bagi umat.